Yang Kokoh Tapi Diselimuti Kulit Halus, Menggapai Lengan Saya Dengan Sentuhan Aneh Ini Lembaran Press Release Kamu , Katanya Simpatik, Sambil Menyerahkan Kertas Kertas Tak Penting ItuYang Membuat Saya Diam Beberapa Detik, Adalah Pandangan TajamnyaIa Juga Tidak MenjauhSehingga Saya Bisa Menangkap Seluruh Gambaran Tubuhnya Termasuk Dua Gundukan Di DadanyaAstaga Dia Perempuan Nama Saya Jo Suaranya BaritonKemudian Hari Hari Saya Bergulir, Mengantarkan Astaga Demi Astaga LainnyaMulanya Saya TerenyakLalu Berusaha MemaklumiMemahamiSemakin MengertiKemudian Hanyut DidalamnyaDia Seperti Udara Yang Menyelusup Begitu Saja Dalam Relung [Alberthiene Endah] ✓ Dicintai Jo [18th-century PDF] Ebook Epub Download Ò Hidup Saya Dia Perempuan Saya PerempuanKami Bercinta Jadi, alasan saya memberi 1 bintang untuk buku ini adalah.
tokoh utamanya Jika biasanya para penulis membuat tokoh utamanya loveable, mudah dicintai oleh pembacanya, maka di buku ini Alberthiene Endah membuat tokohnya hateable buat saya lho ya.
Si tokoh utama bernama Santi atau Sinta ya Pokoknya mirip gitulah namanya punya sifat yang amat sangat membuat saya sebal Udah naif, munafik, egois pula Yang menyebalkan adalah endingnya, saya sih nggak masalah kalau si tokoh utama yang bernama whatever itu akhirnya milih si reporter cowok itu atas saran Jo Tapi, mbok ya jangan serakah dong mbak, kalau milih dia kenapa saya merasa si mbak tokoh utama ini masih belum bisa melepaskan Jo Dan lagi si Jo ini keknya nggak punya kerjaan deh, udah punya someone special masih aja mau jadi stalker Sounds creepy for me Ah iya, sebelum baca buku ini saya sudah pernah baca karya AE lewat cerpen Pernah nonton adaptasi novel ini ke i sinemanya ANTEVE topik yang menarik Tentang seorang perempuan yang dicintai perempuan lain disaat dirinya mengejar ngejar seorang pria Gaya penulisannya lancar kaya ngobrol sehari hari, nyaris tidak ada quote actually we don t always need clever talk orang biasanya menganggap seseorang pinter bila banyak quote D Belum lagi kejenakaan di dalam novel ini setengah mati saya menahan tawa di bus saat membacanya.
Menurut saya novel ini banyak mengungkapkan bagaimana sih cinta itu Mencintai diri sendiri, mencintai orang lain, mencintai tanpa harus memiliki, mencintai tanpa memintanya kembali.
Yah seperti itulah.
One of the sweetest books I ve ever read.
BACA ADA DUNGGGGG males banget deh cerita eheheheh



Sebenarnya waktu pertama kali memutuskan untuk mencari buku ini di Gramedia, saya agak ragu karena saya kurang nyaman membaca novel lesbian Yah, meskipun saya tertarik dengan LGBT, saya jauh lebih suka tema homoseksual daripada lesbian mungkin karena saya juga cewek makanya aneh rasanya Tapi pada akhirnya saya menemukan buku ini di jajaran buku diskon baru baru ini, jadi tanpa pikir panjang saya langsung beli dan baca Dari halaman pertama saya sudah cukup menikmati karena narasi dari tokoh utama, Santi, adalah tipe narasi yang paling saya suka terkesan sopan tapi juga santai dan penuh dengan humor Tapi sampai ke beberapa bab kemudian, saya mulai jenuh melihat sifat Santi yang kok sama sekali nggak ada rasa percaya sama diri sendiri Yah, saya sudah mencoba mengerti kalau mungkin memang ada manusia yang seperti itu di dunia ini, tapi sem Buku punyaku kayaknya gak gini deh sampulnyaapa aku yang lupa ya PAnyway, cover ini sama sekali beda ama isi Kesannya kan kalo dari cover, ceritanya yangteenlit gitu Tapi buatku si jauhAku suka, mampu nyeritain dilema batin tokohnya Temanya masih rawan buat orang Timur Kalau orang bisa mengerti satu sama lain, seaneh apa pun jalan orang menurut standar kitadunia mungkin akan jadi lebih ramah dan nyaman ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *